Postingan

COMPLY A COBIT

COBIT merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT Secara harfiah, COMPLY   dapat diartikan sebagai suatu bentuk kegiatan untuk memenuhi kebutuhan. Jadi comply a cobit dapat diartikan sebagai bentuk kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dalam pembangunan suatu aplikasi berdasarkan standar panduan yang telah ditetapkan oleh cobit. Adapun prinsip dalam framework cobit adalah : 1.       Meeting stakeholder needs, berguna untuk pendefinisan prioritas untuk implementasi, perbaikan, dan jaminan. Kebutuhan stakeholder d...

Analisa Perancangan Sistem Informasi

    Analisa dan perancangan sistem informasi adalah proses penguraian suatu pokok dan menyelidiki kedaan yang sebenarnya dalam sebuah entitas atau guna mencari indikasi komponen dan unsur-unsur penting dalam membangun sebuah sistem informasi. Didalam menganalisa rancangan sistem informasi, diperlukan survey proyek sistem guna mengumpulkan data awal kemudian diolah menjadi kesimpulan informasi rencana, menganalisa informasi yang sedang berjalan guna mencari indikasi dan potensi-potensi subsistem yang bisa diciptakan atau revisi, dan mendefinisikan kebutuhan komponen-komponen sistem guna untuk meprioritaskan komponen penting Analisis yaitu melakukan peyelidikian dan kajian terhadap suatu pokok dan menguraikan pokok tersebut sehingga ditemui partikel komponen terkecil Perancangan adalah aktivitas atau perbuatan penataan, penyusunan, atau reka cipta. Sistem adalah adalah kumpulan bagian – bagian komponen dan elemen yang bekerja sama dalam satu kesatuan untuk menghasilk...

Infinity 8 integrasi sistem

Gambar
Infinity 8 Gambar diatas merupakan tahapan dalam pengembangan aplikasi dengan konsep CI/CD (Continous Integration/ Continous Delivery/Continous Deployment) dimana proses mulai dari : 1.      Plan : tahapan perencanaan infrastruktur, tools yang akan digunakan maupun SOP dalam development 2.       Code : tahapan dimana developer membangun aplikasi sesuai dengan rencana yang telah ditentukan 3.       Build : tahapan developer melakukan push commit baru / lama pada repository yang telah ditentukan 4.      Test : tahapan dimana tester menjalankan test case yang telah dibuat sesuai dengan rencana yang telah ditentukan untuk memastikan aplikasi berjalan sesuai dengan proses bisnis. Pada tahap ini juga tester dapat menjalankan automation script yang telah dibuat sebelumnya. Setelah aplikasi selesai di test, maka akan mengirimkan email / notifikasi kepada developer terkait hasil ...

Metodologi Pengembangan Software

Metodologi Pengembangan Software Saat ini ada beberapa model yang berkembang terkait dengan System Development Life Cycle (SDLC). Namun terdapat beberapa model yang populer dalam dunia pengembangan perangkat lunak. 1.         Waterfall          Model ini menggunakan pendekatan secara sistematis dan sekuensial yang mulai pada tingkat requirment sampai tingkat maintenance. Kelebihan 1.     Proses menjadi teratur 2.     Jadwal menjadi lebih menentu 3.     Proses mudah dipahami dan jelas 4.     Mudah dalam pengelolaan proyek 5.     Kondisi requir e ment jelas. Kelemahan 1.     Sifatnya kaku , karena tidak mudah tanggap dalam menanggapi segala perubahan. 2.     Membutuhkan daftar kebutuhan yang lengkap diawal 3.     Proses pengembangan relative lama, dikarenakan ...

Scrum pada perusahaan berbasis fintech

Pada tahun 2017 hingga saat ini merupakan era dimana banyak perusahaan berbasis fintech yang berdiri dan berkembang diindonesia dimana masing masing perusahaan saling bersaing untuk memberikan produk/fitur yang terbaik bagi customer. Tidak sedikit juga dari perusahaan tersebut yang mengganti pola kerja mereka ke arah agile terutama scrum. Sebut saja fitur dompet virtual yang diterapkan di beberapa startup fintech dan digunakan untuk menyimpan saldo customer Untuk fitur tersebut pasti membutuhkan waktu yang cepat dalam proses release nya agar dapat segera dipakai masyarakat luas. Sehingga menurut sebagian besar fintech, scrum akan membantu mereka dalam melakukan hal tersebut. Konsep pola kerja scrum sendiri berfokus pada empiris yaitu pengetahuan datang dari pengalaman dan pengambilan keputusan didasari oleh apa yang telah diketahui hingga saat ini. Scrum sendiri tidak memerlukan  big picture  secara keseluruhan dari fitur yang ingin dikembangkan dan lebih mengandalkan fee...